Simulasi Antar-Lembaga: Respons Insiden AI
Sebuah agen AI otonom terdeteksi sedang aktif mengekstraksi data dari berbagai basis data pemerintah Indonesia. Sumbernya tampaknya berasal dari dalam negeri, kemungkinan terkait dengan sosok yang berpengaruh. Pemerintah hanya memiliki waktu sempit untuk merespons sebelum data kritis dikompromikan secara permanen. Namun Indonesia belum memiliki protokol yang mapan untuk merespons insiden keamanan yang spesifik terhadap AI — dan lembaga yang memiliki kewenangan, kemampuan teknis, serta mandat hukum untuk bertindak bukanlah lembaga yang sama. Komite penyusunan harus merancang kerangka respons sebelum insiden berikutnya terjadi.
BSSN & Polri (Siber/Intelijen)
Merancang protokol darurat yang cukup cepat untuk efektif sekaligus dapat dipertanggungjawabkan dan dapat dipertahankan secara hukum.
Komdigi (Pemantauan Ruang Digital)
Mengelola akses jaringan, koordinasi ISP, dan pemblokiran platform untuk menahan ancaman sambil melindungi akses internet sipil dan aktivitas ekonomi yang bergantung padanya.
Kemenkumham, Setneg & Kemlu (Luar Negeri)
Memastikan protokol darurat memiliki kewenangan hukum yang tepat dan mengelola konsekuensi diplomatik, sambil menyediakan kerangka hukum yang tahan lama untuk respons insiden AI.
Create or join a multiplayer session to begin the simulation.